Tugas 1 Analisis Kasus Nur Rahmah C4

  -Hacker Retas Bank Sentral Selandia Baru

  1. Jelaskan kronologis kasusnya
  • jawaban =
  • kronologi kasusnya yaitu Sistem yang diretas itu merupakan layanan berbagi file pihak ketiga yang digunakan oleh Bank Sentral tersebut. Saat ini sistem dikatakan sudah diamankan.Selama investigasi dilakukan, sistem juga akan ada dalam keadaan offline. Adrian juga menambahkan butuh waktu untuk mempelajari kejadian itu."Butuh waktu untuk memahami implikasi dari pelanggaran dan kami bekerja dengan pengguna sistem yang kemungkinan informasinya bisa diakses," kata dia.Selama satu tahun terakhir, sejumlah organisasi besar di Selandia Baru telah jadi korban sasaran peretasan. Termasuk diantaranya adalah Bursa Efek Selandia Baru.

  • 2. Jelaskan kapan terjadinya
  • jawaban =
  • terjadi nya yaitu Selama satu tahun terakhir, sejumlah organisasi besar di Selandia Baru telah jadi korban sasaran peretasan. Termasuk diantaranya adalah Bursa Efek Selandia Baru."(Fungsi inti bank) masih sehat dan bekerja. Kami bekerja sama dengan ahli keamanan siber domestik dan internasional serta otoritas terkait untuk ikut dalam investigasi kami dan merespons terhadap serangan itu," kata Gubernur Adrian Orr, dikutip CNBC Internasional, Senin (11/1/2021).

  • 3. Jelaskan perangkat digital apa saja yang digunakan baik yang dilakukan untuk tindakan kejahatan, atau yang jadi korban
  • jawaban =
  • yaitu bekerja sama dengan ahli keamanan siber domestik dan internasional serta otoritas terkait untuk ikut dalam investigasi kami dan merespons terhadap serangan itu Sistem yang diretas itu merupakan layanan berbagi file pihak ketiga yang digunakan oleh Bank Sentral tersebut.

  • 4. Jelaskan dampak dari kejahatan tersebut
  • jawaban =
  • kemungkinan sistem yang berhasil dijebol berpotensi berisi informasi sensitif secara komersial dan personal.Selama satu tahun terakhir, sejumlah organisasi besar di Selandia Baru telah jadi korban sasaran peretasan. Termasuk diantaranya adalah Bursa Efek Selandia Baru.

- Dibobol Hacker, Uang Nasabah di 3 Bank Terkuras Rp 130 Miliar

  1. Jelaskan kronologis kasusnya
  • jawaban =
  • Adapun modusnya, Viktor menjelaskan, di laman palsu, data yang dimasukkan nasabah ditampung server pelaku dan dimodifikasi untuk kemudian dikirimkan ke bank. Tapi jumlah uang dan tujuan rekening diubah. Pelaku, lanjut Victor, bekerjasama dengan WNI yang berperan kurir. Tugasnya hanya menyediakan nomor rekening. Saat ada korban yang mentransfer sejumlah uang melalui e-banking, pelaku mengalihkan nomor rek tujuan ke nomor rekening kurir tanpa diketahui korban. Dari rekening kurir uang dikirim ke Ukraina lewat Western Union dan Moneygram.Ada 50 kurir yang terdeteksi dan 6 kurir sudah diperiksa polisi. Dari pemeriksaan sementara, pelaku yang warga asing merekrut kurir dengan dalih tidak bisa membuka rekening di Indonesia.Terakhir Victor menerangkan, ada tiga penyebab nasabah jadi korban malware tersebut. Pertama, nasabah belum terlalu paham e-banking dan kedua melanggar perintah yang ditentukan.

  • 2.  Jelaskan kapan terjadinya
  • jawban=
  • pelaku menggunakan malware ini untuk mengalihkan nasabah bank yang mengakses laman perbankan elektronik atau e-banking ke laman palsu milik hacker. Selama Maret 2015,
  • 3.  Jelaskan perangkat digital apa saja yang digunakan baik yang dilakukan untuk tindakan kejahatan, atau yang jadi korban
  • jawaban = 
  • Penipuan dan pembobolan uang diduga dilakukan hacker dengan menggunakan malware (Malicius Software). Malware yaitu software yang dibuat, digunakan untuk membobol rekening bank atau menjebol data oleh hacker.

  • 4. Jelaskan dampak dari kejahatan tersebut 
  • jawaban =
  • sekitar 300 nasabah menjadi korban dengan total kerugian mencapai 130 miliar."Laman palsu ini sama persis seperti laman bank resmi. Ada bank yang ganti rugi (kepada nasabah), ada yang tidak,"

Komentar